Uang 75 Ribu Dapat Dibelanjakan

Uang 75 Ribu Dapat Dibelanjakan – Pada Selasa (18/08/2020) tim pemeriksa fakta menemukan postingan yang menyatakan bahwa uang baru Rp 75.000 itu hanya barang dalam rangka HUT ke-75 Republik Indonesia (RI).

Pelanggan yang menyebutkan merchandise baru Rp 75.000 sebagai merchandise HUT ke-75 RI adalah Suara Kita dan Nur Ummu Azmi. Keduanya juga menawarkan narasi yang sangat mirip, seperti ini:

Uang 75 Ribu Dapat Dibelanjakan

Perlu dicatat bahwa “Uang Baru” Rp 75.000 tidak dimaksudkan sebagai alat tukar tetapi sebagai jenis komoditas yaitu uang peringatan untuk merayakan ulang tahun ke-75 kemerdekaan bangsa Indonesia.

E 816 Medikom

Jadi kalau mau dapat “uang barang” ini silahkan ke bank, kasih uangnya, uang asli ya sebesar Rp 75.000 dengan 1 fotocopy KTP.

Sepertinya kali ini, di hari ulang tahun Indonesia yang seharusnya dirayakan dengan penuh suka cita dan kemeriahan, pemerintah kembali bergurau.

Selain sebagai komoditas, mereka juga percaya bahwa Rp 75.000 yang baru tidak dapat digunakan sebagai alat tukar untuk membeli barang atau jasa apa pun. Apakah itu benar?

* Fakta atau penipuan? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silahkan hubungi nomor fact check 0811 9787 670 melalui WhatsApp dengan cukup memasukan kata kunci yang diinginkan.

Uang Peringatan Kemerdekaan (upk) 75

Tim pemeriksa fakta mencoba melacak kebenaran postingan Anda. Tim menemukan artikel berjudul, “Persinggungan Fungsi Uang Rp 75.000 Baru, Alat Transaksi Apa Koleksinya?” yang sudah pernah dipublikasikan.

Artikel tersebut memuat pernyataan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiya. Dalam keterangannya, Perry menyebut uang Rp 75.000 bisa digunakan sebagai alat tukar.

Sementara itu, informasi yang dikeluarkan Bank Indonesia menyebutkan bahwa peringatan 75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dapat digunakan sebagai alat pembayaran.

“Sesuai dengan tujuan pengeluaran uang logam peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, maka HUT ke-75 Kemerdekaan RI akan diterbitkan, diedarkan dan dijadikan alat pembayaran yang sah di RI pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus , 2020. “, kata narasi. di

Uang Pecahan 75 Ribu, Apakah Bisa Dipakai Transaksi?

Uang hanya dicetak dalam jumlah terbatas, tepatnya 75 juta. Koin ini menunjukkan keragaman anak-anak berbusana adat dari berbagai suku dan budaya di Indonesia.

Tim juga menemukan artikel lain berjudul “Uang Masalah Kemerdekaan Senilai Rp 75.000, Bisakah Dihabiskan?”. Artikel ini diterbitkan oleh

Artikel tersebut menjelaskan bahwa Rp 75.000 adalah alat pembayaran yang sah di Indonesia. Pasal ini juga menyebutkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Mata Uang, yang melarang setiap orang menerima rupiah sebagai pembayaran atau pelunasan kewajiban di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali jika diragukan keaslian uang rupiah tersebut. .

Menurut keterangan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Rp 75.000 adalah alat pembayaran yang sah. Jadi informasi yang salah mengatakan bahwa uang baru ini hanyalah komoditas dan tidak dapat digunakan sebagai alat tukar.

See also  Daftar Slot Freebet Tanpa Syarat

Upk Rp75 Ribu Dicetak 75 Juta Lembar

Diverifikasi oleh Jaringan Media Pengecekan Fakta Internasional atau International Fact-Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lain di seluruh dunia.

Jika Anda memiliki informasi tentang penipuan yang Anda ingin kami lacak dan verifikasi, harap teruskan ke tim FACT CHECK di Cek Fakta@kly.id 16 2

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah dan Bank Indonesia menerbitkan dan mengedarkan UPK 75 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) dalam bentuk uang kertas pecahan Rp 75.000 . Pecahan tertinggi dalam sejarah Indonesia ini dikeluarkan dan diedarkan sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan capaian pembangunan di Indonesia 75 tahun kemerdekaan. Koin peringatan kemerdekaan keempat yang dikeluarkan oleh pemerintah

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan peluncuran UPK 75 Tahun Republik Indonesia tidak dimaksudkan sebagai tambahan likuiditas untuk kebutuhan pembiayaan atau melakukan kegiatan ekonomi, melainkan untuk memperingati peristiwa atau tujuan khusus yaitu Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Meskipun bertindak sebagai alat pembayaran yang sah (

Sebanyak 140 Kpm Desa Sarwodadi Dapatkan Blt Akhir Tahun 2022

) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keputusan penerbitan dan pengedaran UPK 75 Tahun Republik Indonesia diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/11/PBI/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Pengeluaran dan Pengedaran Uang Rupiah Khusus Dalam Rangka HUT ke-75 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Pecahan 75.000 (tujuh puluh lima ribu) Tahun Terbitan 2020.

Dalam sejarah keuangan Indonesia, pemerintah dan Bank Indonesia telah mengeluarkan uang logam peringatan HUT RI sebanyak tiga kali, yaitu HUT RI ke-25 tahun 1970, HUT RI ke-45 tahun 1990, dan HUT RI ke-50 tahun 1995. Demikian UPK 75 Tahun Republik Indonesia merupakan uang logam peringatan kemerdekaan Indonesia yang keempat yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Desain dan keamanan terbaru

UPK 75 Tahun Republik Indonesia dilengkapi dengan unsur teknologi keamanan terkini, sehingga tidak mudah dipalsukan. Yang mudah terlihat adalah logo Bank Indonesia di sisi kiri bawah dial yang berubah warna dan memiliki efek pergerakan yang dinamis jika dilihat dari sudut yang berbeda. Selain itu, UPK 75 Tahun RI juga menggunakan bahan kertas yang lebih awet sehingga tidak mudah kusut atau luntur.

Di bagian depan, desain uang kertas HRK 75.000 bergambar utama dua penerbit RI, Dr.(HC).Ir.Soekarno dan Dr.(HC).Dr.Mohammad Hatta. Keputusan untuk menggunakan gambar ganda ini diambil pemerintah melalui Keputusan Presiden No. (HC) Ir. Sukarno dan dr. (HC) dr. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan rupiah kertas khusus memperingati 75 tahun kemerdekaan negara kesatuan Republik Indonesia.

See also  Aplikasi Yang Menghasilkan Uang Shopeepay

Perbedaan Sedekah, Infaq, Wakaf, Dan Zakat

Di bagian belakang, 9 anak Indonesia mengenakan pakaian adat daerah. Salah satu pakaian adat yang menarik dikenakan oleh sang anak yang berdiri tepat di tengah. Kostum tradisional ini banyak menjadi perbincangan di media sosial karena mahkotanya mirip dengan mahkota kaisar Tiongkok seperti yang terlihat di film-film.

Yang benar dan tepat, pakaian adat ini adalah pakaian adat yang biasa dikenakan dalam prosesi pernikahan adat suku Tidung Ulun Pagun Kalimantan Utara. Alat pembayaran legal, tapi sayang untuk dibelanjakan

Sebagai alat pembayaran yang sah, setiap warga negara Indonesia pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) berhak memegang dan mengedarkan uang pecahan 75.000 rupiah. Warga yang tertarik dengan uang khusus ini dapat menukar uang di aplikasi web di tautan https://smart. .bi.go.id.

Dalam aplikasinya, kita hanya perlu mengisi lokasi penukaran uang di kantor Bank Indonesia terdekat dan jadwal penukaran uang. Sayangnya, ketika saya mengakses aplikasi tersebut, jadwal kantor tukar selalu penuh, bahkan hingga tanggal 2 September, batas waktu jadwal yang diberikan BI sesuai dengan kapasitas kantor tukar. Meski penuh, masyarakat tidak perlu khawatir karena mulai 1 Oktober 2020 penukaran dapat dilakukan di kantor Bank Indonesia dan bank umum yang telah ditunjuk dan bekerja sama dengan Bank Indonesia.

Cek Fakta: Tidak Benar Uang Rp 75 Ribu Cuma Merchandise Hut Ke 75 Ri

Walaupun koin peringatan kemerdekaan ini dianggap sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI, namun kecil kemungkinan koin ini akan beredar bebas dan dapat kita jumpai setiap hari. Mengapa?

Karena uang ini hanya dicetak dan diedarkan secara terbatas. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, 75.000 UPK hanya akan dicetak dan didistribusikan hingga 75 juta eksemplar. Selain itu, warga dengan KTP hanya bisa menukarkan satu UPK 75.000 arak.

Jadi uang 75.000 itu lebih banyak uang daripada barang, uang untuk kenang-kenangan. Dengan jumlah uang cetak yang terbatas dan akses ke properti yang terbatas, kemungkinan besar kita tidak ingin membelanjakannya. Lebih baik sederhana saja karena uang ini hanya dicetak sekali seumur hidup Republik Indonesia.

Koin peringatan kemerdekaan TAG upk 75 tahun ri 75 ribu topi 75 ri Ekonomi Finansial Bank Indonesia Ketika Bank Indonesia pertama kali merilisnya, pecahan 75.000 rupee menjadi rebutan banyak orang. Pasalnya, saat itu penukaran uang dibatasi hanya 1 lembar per KTP. Namun, sekarang penukarannya bisa sampai 100 lembar per hari. Cara mendapatkan Rp 75k juga sangat sederhana.

Proposal Pengadaan Buku Perpustakaan Desa Provinsi Riau Tahun 2020 Dan 2021

Penting juga untuk dicatat bahwa 75.000 tagihan yang tidak dapat dikonsumsi salah. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memastikan nilai nominal 75.000 bisa digunakan karena uang ini legal tender.

See also  Peluang Usaha Pemula Modal Kecil

Menurut Bank Indonesia, uang tersebut dapat digunakan sebagai pembayaran untuk memperingati 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Jadi informasi bahwa 75.000 tidak bisa dihabiskan itu bohong.

Lalu bagaimana cara mendapatkan Rp 75.000? Masyarakat yang ingin menerima uang edisi khusus ini dapat menukarkannya di kantor atau cabang Bank Indonesia manapun dengan jumlah uang yang sama, yaitu Rp 75.000.

Selain itu, ada beberapa syarat lain yang juga harus dipenuhi pemkot jika ingin menerima Rp 75.000. beberapa? Lihat deskripsi barang di bawah untuk informasi lebih lanjut.

Begini Cara Tukar Uang Rp 75 Ribu Di Bank Indonesia Secara Online Melalui Aplikasi Pintar, Cek Persyaratannya

Petugas memperlihatkan pecahan baru pecahan Rp 75.000 di Bank Indonesia, Padang, Sumbar, Selasa (18/08/18). Foto: Muhammad Arif Pribadi/ANTARA FOTO

Penerbitan dan pengedaran UPK RI berumur 75 tahun (pecahan rupiah kertas 75.000) diatur dengan Peraturan Bank Indonesia No. 22/11/PBI/2020.

Keputusan tersebut menyangkut pengeluaran dan pengedaran uang Rupiah khusus dalam rangka memperingati 75 tahun kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pecahan 75.000 tahun 2020 yang diproklamirkan pada tanggal 14 Agustus 2020 dan dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia. Republik Indonesia tahun 2020 nomor 194

Dikutip dari situs Bisnis, Bank Indonesia (BI) bersama lebih dari 9.000 kantor cabang bank di seluruh Indonesia melayani penukaran khusus Rp 75.000 rupiah.

Uang Baru Rp75.000 Tidak Bisa Dibelanjakan, Kenapa?

Skema kolektif oleh bank berlaku efektif mulai 1 Oktober 2020 dan mengikutsertakan bank sebagai collection agent atau pooling coordinator untuk pencatat penukaran HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (UPK 75 RI).

Sebelum penukaran, masyarakat harus memesan jadwal dan lokasi penukaran secara online di aplikasi PINTAR pada website Bank Indonesia melalui link https://pintar.bi.go.id.

Aplikasi ini merupakan layanan penukaran Rupiah yang menunjukkan komitmen Bank Indonesia terhadap pelayanan prima.

Selain itu, tujuan lain dari penggunaan layanan Bank Indonesia ini adalah agar masyarakat dapat memperoleh uang tunai layak edar dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai.

Dukun Pengganda Uang Ditangkap Polisi, Korban Diminta Trasnfer Puluhan Juta Untuk Persyaratan

Secara resmi

Uang 75 ribu bisa dibelanjakan, pecahan 75 ribu bisa dibelanjakan, uang 75 ribu asli, uang 75 ribu shopee, uang pecahan 75 ribu bisa dibelanjakan, uang baru 75 ribu tidak bisa dibelanjakan, uang baru 75 ribu, uang baru 75 ribu bisa dibelanjakan, bisakah uang 75 ribu dibelanjakan, uang 75 ribu tidak bisa dibelanjakan, uang 75 ribu, bolehkah uang 75 ribu dibelanjakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *